Cara backup dan restore file dengan file history di windows 10
Sumber: windowscentral.com

Cara Backup dan Restore File Dengan File History di Windows 10

File History adalah alat praktis yang memungkinkan Anda untuk membackup atau mencadangkan file di PC ke hard drive apa pun yang terhubung dengannya, baik koneksi eksternal melalui USB atau internal melalui bus. Anda juga dapat mencadangkan ke lokasi jaringan jika tersedia. Berikut ini cara menggunakan File History untuk mengamankan file-file penting Anda.

Cara Menambahkan Drive Untuk Digunakan Dengan File History

Sebelum memulai langkah ini, Anda harus memastikan drive sekunder sudah terhubung ke PC Anda atau jaringan yang akan digunakan sebagai backup sudah diatur.

  1. Klik tombol Start.
  2. Klik tombol Settings. (Ikon seperti roda bergerigi dan terletak di sudut kiri bawah menu Start.)

Klik tombol settings untuk menggunakan file history

  1. Klik Update and Security.

Update & security

  1. Klik Backup.
  2. Klik Add Drive.

Klik add drive untuk menambahkan drive cadangan

  1. Klik drive yang ingin Anda gunakan sebagai backup. Anda juga dapat memilih untuk mencadangkan ke lokasi jaringan jika tersedia.

Select a drive

Sekarang Anda memiliki drive atau lokasi jaringan yang terkait dengan File History, dan inilah saatnya untuk memilih file mana yang ingin Anda cadangkan.

Cara Mencadangkan File Menggunakan File History

File History akan secara otomatis mencadangkan file dari folder yang dianggap penting, tetapi Anda dapat menyesuaikan dengan tepat folder dan file mana yang dicadangkan sesuai kebutuhan.

  1. Klik tombol Start.
  2. Klik tombol Settings. (Ikon seperti roda bergerigi dan terletak di sudut kiri bawah menu Start.)
  3. Klik Update and Scurity.
  4. Klik Backup.
  5. Klik More options.

More options

  1. Klik Add a folder.

Tambahkan folder yang ingin dibackup

  1. Klik folder yang ingin Anda cadangkan.
  2. Klik Choose this folder.

Pilih folder yang akan dibackup

Jika Anda menambahkan folder yang salah atau hanya ingin menghapus folder dari daftar cadangan, lakukan dua langkah berikut.

  1. Klik  folder di daftar Backup these folder.
  2. Klik Remove.

Hapus folder yang tidak ingin dibackup

Cara Mengubah Frekuensi Pencadangan

Jika Anda tidak memerlukan pencadangan file setiap jam, Anda dapat mengubah frekuensi pencadangan, asalkan saat drive terhubung atau lokasi jaringan tersedia.

  1. Klik tombol Start.
  2. Klik tombol Settings. (Tampak seperti roda bergerigi dan terletak di sudut kiri bawah menu Start.)
  3. Klik Update & Security.
  4. Klik Backup.
  5. Klik More options.
  6. Klik panah tarik-turun di bawah Backup my files.
  7. Pilih frekuensi backup.
Baca Juga  6 Cara Mudah dan Efektif Membackup Data PC Anda

Pilih frekuensi backup

Anda juga dapat mengubah berapa lama cadangan disimpan di drive atau jaringan menggunakan dua langkah berikut.

  1. Klik panah tarik-turun di bawah Keep my backups.
  2. Pilih batas waktu.

Pilih lama waktu backup

Cara Mengganti Drive Yang Menggunakan File History

Jika drive cadangan Anda penuh, atau jika Anda hanya ingin menggunakan drive yang berbeda, Anda harus mengganti drive secara manual di pengaturan File History.

  1. Klik tombol Start.
  2. Klik tombol Settings. (Tampak seperti roda bergerigi dan terletak di sudut kiri bawah menu Start.)
  3. Klik Update & Security.
  4. Klik Backup.
  5. Klik More options.
  6. Klik Stop using drive.

Ganti drive untuk backup

Anda sekarang dapat menghubungkan drive yang berbeda, dan mencadangkannya, menggunakan langkah-langkah yang tercantum di atas.

Cara Memulihkan File Dengan File History

Jika terjadi kesalahan dan Anda kehilangan file, Anda dapat dengan mudah memulihkannya dari cadangan File History. Pastikan drive yang berisi cadangan terhubung ke PC Anda atau lokasi jaringan dapat diakses.

  1. Klik tombol Start.
  2. Klik tombol Settings. (Tampak seperti roda bergerigi dan terletak di sudut kiri bawah menu Start.)
  3. Klik Update & Security.
  4. Klik Backup.
  5. Klik More options.
  6. Klik Restore files from a current backup. (Anda mungkin harus menggulir ke bawah untuk menemukannya.)

Restore file dari backup yang sudah ada

Klik tombol Restore. (Berwarna hijau dan memiliki panah melingkar di atasnya.)

File Anda yang ada dalam cadangan sekarang akan dikembalikan ke lokasi aslinya.

Kesimpulan

Demikian tutorial langkah-langkah cara backup dan restore file dengan File History di Windows 10. Cara mudah dan praktis ini bisa Anda gunakan untuk membuat file backup sebagai cadangan jika suatu saat Anda kehilangan file-file penting Anda.